Resensi Buku Setelah Aku Pergi – Ways to Live Forever (Sally Nicholls)

Posted: Agustus 22, 2008 in Resensi Buku Non Fiksi
Tag:, , ,

Mengidap Leukimia tentu adalah berita paling buruk jika kita mengalaminya. Apalagi jika harus membayangkan hidup yang tinggal menghitung hari dan menjalani hari-hari yang menyesakkan. Namun Sam McQueen yang menuliskan kisah di bukunya yang berjudul Ways to Live forever (Setelah aku pergi), berusaha untuk menghadapi segala kemungkinan dalam hidupnya dengan tabah dan menuangkannya pada sebuah buku. Terasa sedih dan pahit, namun juga terasa ketabahan yang patut di acungi jempol untuk anak sekecil Sam yang baru berumur sebelas tahun.

Ways to Live Forever

Ways to Live Forever

Kisah dibuka dengan Sam memperkenalkan diri, Sam yang baru sebelas tahun, Sam yang suka mengumpulkan cerita dan fakta-fakta yang fantastis, Sam yang tengah mengidap Leukimia Lymphoblastic akut,* hingga akhirnya dia menulis kalimat menyentuh; Saat kalian membaca buku ini, kemungkinan aku sudah pergi, sulit di bayangkan bagaimana menderitanya anak sekecil Sam menderita Leukimia, yakni sejenis kanker yang menyerang sel-sel darah manusia.

Di sela-sela kesakitanya, Sam menuliskan hal-hal yang ingin dilakukannya:

  1. Menjadi ilmuwan terkenal. Menemukan ini-itu dan menulis buku-buku tentang semuanya
  2. Memecahkan rekor dunia. Yang jelas, bukan rekor atletik. Rekor untuk sesuatu yang konyol.
  3. menonton semua film horor yang tidak boleh kutonton. Film-film berlabel 15 tahun keatas. Atau 18 tahun keatas.
  4. Naik eskalator untuk turun dan turun eskalator untuk naik.
  5. Melihat hantu.
  6. Menjadi Remaja. Melakukan kegiatan-kegiatan remaja, misalnya minum-minum, merokok dan punya pacar.
  7. Naik balon Zeppelin
  8. Naik pesawat luar angkasa dan melihat Bumi dari luar angkasa.

Dan masih banyak lagi, keinginan bocah yang masih polos dan penuh fantasi. Barangkali yang sudah kesampaian sekarang adalah melihat bumi dari luar angkasa.

Di akhir tulisannya masih saja dia bisa bercanda dengan menuliskan pendapatnya bahwa upacara pemakaman seharusnya dibuat asik. Para pelayat jangan memakai pakaian hitam. Kalian semua mesti menceritakan kisah-kisah lucu tentang aku, jangan yang sedih-sedih.

Terlihat jelas bahwa dalam menghadapi hidupnya, Sam tidak pernah mengeluhkan sakitnya. Hingga akhir hayatnya. Catatan kisahnya ini ditulis ulang oleh Sally Nicholls yang menuliskannya saat kuliah di jurusan Filsafat dan Sastra dan saat ini bermukim di London.

Jika yang sakit parah seperti Sam saja sanggup menghadapi dan mensyukuri hidup, kenapa ya banyak orang yang sehat kurang bisa bersyukur? Buku Sam ini seoalah mengajak kita belajar dari ketabahan Sam dalam menghadapi kematianya.

————————-

* Leukimia lymphoblastic akut, tubuh menghasilkan terlalu banyak lymphoblast, yakni sel-sel darah putih kecil. Sel-sel darah putih ini ibaratnya pasukan pertahanan pribadi. Mereka memerangi infeksi dan sebagainya. Tapi pada pengidap leukemia sel-sel darah putih ini mengambil alih, sel-sel darah lainnya jadi terdesak dan tidak melakukan fungsi-fungsi mereka yang semestinya. Maka, si penderita jadi sakit, misalnya, jadi sangat pucat, atau sering biru-biru lebam, atau mimisan terus-menerus atau merasa lelah sepanjang waktu. (hal. 60).

————————-

Cheerz..

-Eviwidi-

Komentar
  1. Lia mengatakan:

    setuju!!
    buku ini TOP deh ^^
    aku sampe ngira ini bener2 buku yang ditulis Sam sendiri alias bukan cerita fiksi….

  2. angel mengatakan:

    aku seneng banget ma buku ini..
    bener2 utk bacaan anak muda..

    setuju, buku ini bikin aku nyangka ditulis b’dasarkan buku harian Sam (ataw cm nama samaran), tnyta fiksi..

    that’s cool!
    apalgi stlh tau penulisnya masih muda…
    wah, makin saluutt deh!

  3. eviwidi mengatakan:

    Angel—->waahh..ini bukan buku Fiksi non, tapi based on true story cuman yang nulis ajah orang laen…
    Tag-nya kan NON FIKSI..

  4. nurul :) mengatakan:

    aaaaaaaaaaaa😀
    ngefans banget sama buku ini. bagus banget😀
    aku juga buat resensi buku ini buat tugas sekolah, soalnya ceritanya bagus bgt.

  5. Ezy mengatakan:

    aQ Terharu bacaNa.. Sampe kebayang² pngn nangis trus kalo inget ceritaNa

  6. chika mengatakan:

    ini berapa halaman? harga?

  7. fira mengatakan:

    aku bingung niih.. suruh bikin sinopsis dr novel.. naah novel yg ku pilih novel ini.. karena menurutku ceritanya bagus.. tp bab nya kebanyakan .. sediih😦

  8. Titi Ramadhania mengatakan:

    sedih bgt bukunya..😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s