Resensi Buku Because She Can -Bos dari Neraka (Bridie Clark)

Posted: Januari 16, 2009 in buku baru, Resensi Buku Fiksi
Tag:, , , , ,

ileo1555big

Judul : Because She Can -Bos dari Neraka

Penulis : Bridie Clark

Harga : Rp 40.000,- *

Ukuran : 11 x 18 cm

Tebal : 392 halaman

Terbit : Desember 2008

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Soft Cover

Pengen jadi editor buku? Atau bekerja di penerbitan buku?

Well, mungkin ada baiknya kalian baca buku ini. Hiruk pikuk menjadi seorang editor buku dan penerbitan buku ada dalam tulisan Bridie Clark yang berjudul Because She CanBos Dari Neraka.

Aku suka sekali buku ini karena ada dialog-dialog yang cerdas dan ‘ngena’ banget. Mungkin versi aslinya malah lebih bagus hehhe…terjemahannya aja aku sudah suka banget. Barangkali itulah kenapa aku lebih suka mereview buku-buku terjemahan..:)

Dikisahkan, tokoh utama dalam buku ini adalah Claire Truman. Dia bekerja sebagai asisten editor di penerbit buku kecil Peters And Pomfret (P & P). Dalam kehidupan karirnya yang sedang stagnan, dia bertemu dengan Randall Cox. Seorang pengusaha muda yang kaya, anak teman ibunya yang ganteng,cerdas dan diceritakan setengah dewa (lebay..deh..).

Randall adalah cowok idaman Claire sejak muda, dan Claire masih terobsesi dengannya meskipun sudah gonta-ganti pacar sampai 5 kali. Tak disangka, dalam sebuah pesta Claire dipertemukan dengan Randall dan Randall tertarik padanya! Olala..

Dalam pembicaraan tentang karir, Randall menghubungkan Claire dengan Vivian Grant. Seorang pimpinan penerbitan buku yang memimpin dengan tangan besi namun buku-buku terbitannya melejit menjadi bestseller. Tentu saja ini sebuah tantangan besar bagi Claire, selain nama besar dan gaji besar, tantangan utamanya adalah ‘menundukkan’ Vivian yang sudah termahsyur dengan agenda marah-marah dan hampir membuat semua mantan karyawannya depresi berat. Hampir separo penduduk New York sudah tahu kelakuan Vivian, dan desas-desus mengenai Vivian yang kejam dan suka mengamuk membuat teman-teman Claire melepaskan Claire dengan sedih.

Claire akhirnya masuk dalam perusahaan Vivian Grant-Grant Books. Grant Books sendiri sebenarnya adalah anak perusahaan (imprint) dari Mather-Hollinger perusahaan penerbitan yang besar. Saat perekonomian sedang lesu, Grant Books justru sukses dan berjaya dibawah pimipinan Vivian. Awal-awal bekerja, Claire masih diperlakukan ‘sebagaimana layaknya’ meskipun tanda-tanda Vivian yang gampang naik darah sudah terlihat. Hubungan dengan Randall pun semakin baik, meskipun Randall sangat sibuk dengan pekerjaanya.

Agenda kerja Claire jadi semakin padat, memilih dan meriset buku-buku yang akan diterbitkan. Sungguh sebuah impian yang jadi nyata. Claire bisa menyunting sendiri buku-buku yang menjadi pilihannya dan membeli hak terbitnya, dan menjadi seorang editor sungguhan, tidak hanya asisten. Meski tentu harus berhadapan dengan si tangan besi Vivian..

Hingga suatu ketika, saat hubungan Claire dengan Randall meningkat ke hubungan yang lebih serius, Claire memutuskan untuk menikahi Randall. Acarapun disiapkan dengan sesempurna mungkin. Randall adalah orang terhormat yang memiliki banyak relasi, juga ibunya, tentu acaranya yang paling sederhana sekalipun pasti akan mengeluarkan banyak dana.

Vivian yang ambisius dan memperkerjakan Claire dengan tidak mempedulikan kesehatannya mendantangi Claire tepat satu jam sebelum janji pernikahan dengan Randall diucapkan. Uwahh..ini Bos benar-benar gila…akankah pernikahan Claire lancar adanya?

Flashback

Buku ini diceritakan dengan plot flashback awalnya, kemudian baru “menjejak” tanah pada bab-bab terakhir bukunya.

Selain tentang kekejaman Vivian di Grant Books terhadap anak buahnya dan manuver-manuver penerbitannya yang sangat jenius. Kisah Claire diwarnai juga dengan saat dia mengedit buku dari seorang penulis yang berbakat,jenius dan ganteng bernama Luke Mayville-kerabat Jackson sahabatnya. Hemm…apakah hati Claire akan goyah antara memilih Luke yang ‘mengerti dunianya’ dan Randall, cowok impiannya?

Dan tentu saja,sepanjang buku dipenuhi oleh tingkah polah Vivian yang benar-benar ingin menunjukkan dia berkuasa dan paling benar di kantor Grant Books.

Jika dibuat pasal-pasal, maka kemungkinan isinya akan berbunyi berbunyi:

Pasal 1:

Vivian Grant yang paling benar dan berkuasa, di Grant Book.

Pasal 2:

Jika Vivian melakukan kesalahan, ataupun orang lain pendapatnya tidak sama dengan Vivian Grant, lihat pasal 1.

Begitu seterusnya, berulang-ulang..:) Gak kebayang kan punya Bos seperti itu?

Aku mendapat banyak masukan tentang naskah dari buku ini, misalnya saja:

Sejak awal karierku aku telah belajar bahwa industri penerbitan sangat menyukai kata-kata sifat yang spesifik. Sebuah naskah tidak sekadar baik atau buruk, tapi eksplosif/menggetarkan/unik atau tidak berstruktur/terlalu jamak/klise.” (hal. 227).

Selain itu beberapa argumen yang digunakan Claire untuk mendebat Vivian. Sangat mengagumkan kalimat-kalimat yang dipilih Bridie di bukunya ini.

Mungkin jika kalian ingin mencari referensi kalimat-kalimat yang provokatif dan ‘megang’ banget dalam pembicaraan perdebatan dengan orang lain atau teman kencanmu, buku ini banyak banget berisi dialog-dialog seru yang ditulis oleh Bridie.

Cheerz..

-Eviwidi-

Komentar
  1. sinta mengatakan:

    aku nih minat banget jadi editor…aku cari nih buku aaah!

  2. dian mengatakan:

    cari juga ahhh..😀
    yg versi asli atau terjemahan yaa???

  3. putrie... mengatakan:

    apa kekurangan ma kelemahan nya???

  4. Basoyi mengatakan:

    Mba’ Q mo Mke ResenSi Yang Mba’ bwat Untuk Tugas Bahasa Indonesia Ozi^_+

  5. cok ist mengatakan:

    kak apha sih kelemahan dari buku ini?
    tolong ya kak aku pengen tahu
    thX

  6. cok ist mengatakan:

    kak apa kelemahan novel ini?
    aku pengen tahu banget.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s