Gambar diambil dari Kompas.com

Gambar diambil dari Kompas.com

Indonesia, apa yang ada di benakmu kawan tentang negeri kita tercinta ini?

Apakah negeri yang semakin tua dan renta? Yang serba membingungkan kebijakan pemerintahannya? Sekaligus orang-orangnya?

Ataukah negeri asyik yang ibaratnya surga?

Sungguh miris melihat berita tentang Ryan Jombang yang berperan jadi jagal dari Jombang, sekarang ada lagi dukun cilik dari Jombang juga yang membuat masyarakat histeris hingga antri berkilo-kilo meter hanya untuk menyentuh air yang  dicelubkan  dengan “batu sakti” dan habis disentuh si dukun cilik Ponari.

Pengobatan “normal” sepertinya benar-benar tidak terjangkau bagi masyarakat kita, tarif dokter yang melambung, harga obat yang terus semakin tinggi. Antrean panjang di rumah Ponari adalah bukti tak terbantahkan. Sebegitu banyakkah saudara-saudara kita yang sakit hingga begitu banyak yang ingin berobat? Atau memang masyarakat kita benar-benar “sakit”? entahlah..


Fenomena di negeri ini sepertinya sudah di luar nalar. Golput haram, Jaipong dianggap porno aksi…(haloo..kenapa baru sekarang?).

Mentalitas bangsa kita yang sepertinya sakit…tapi betulkah?

Aku tidak ingin tertarik dalam pusaran tak bernalar, aku ingin kita hidup rasional, meski tantangannya tidak gampang..

Aku berusaha untuk menjadi pendengar bagi negeriku, karena terlalu banyak orang yang berbicara…

Mendengar dan menyerapnya seperti spon menghisap air…lalu memerasnya untuk mengambil yang baik dan membuang yang busuk.

Sepertinya sederhana…

Tapi, cobalah kau tengok sekitarmu sejenak, pernahkah kamu menjadi telinga dari orang-orang sekitarmu tentang kehidupan mereka?

Adakah tujuanmu bekerja selain hanya untuk mendapatkan gaji tanpa mengenal lingkungan sekitarmu? Atau kamu hanya terjebak target penjualan yang menyebabkan kamu tidak bisa mengendalikan hidupmu sendiri?

Menjadi pendengar yang bijak dan tidak berbicara tanpa berpikir…karena sudah banyak orang yang sakit karena mereka terus berbicara tapi tidak ada yang mendengar..

Ayolah, sekali-kali cobalah untuk berbagi dengan orang lain, berbagi waktu dan ruang dengan orang terdekatmu…. bila kamu punya buku, baca dan sebarkan pengetahuanmu tentang buku yang sudah kamu baca..

Jika kamu punya ilmu yang berguna, janganlah pelit untuk kau bagi dengan orang lain..

Apalagi?

Berbagi-berbagi-berbagi…

Andai di negeri ini banyak orang punya semangat berbagi, tak akan ada lagi korupsi…yang kaya berbagi pada yang miskin, yang cendikia berbagi ilmu pada yang kurang padai..

Ah, lagi-lagi hanya andai…

Dari Eviwidi – yang begitu mencintai Indonesia dengan sedih.

Book Reviewer – Blogger – Pecinta Buku.

Komentar
  1. eviwidi mengatakan:

    yeadhi—>maksudnya apa nih Faris?

  2. diefitrians mengatakan:

    salam kenal..

  3. Tongkonan mengatakan:

    Saya juga sangat prihatin dengan keadaan negeri ini yang sepertinya hanya berjalan di tempat, tidak maju-maju. Padahal negara2 tetangga kita sudah jauh meninggalkan kita.

  4. eviwidi mengatakan:

    Buat Diefitrians dan Tongkonan, salam kenal…
    Terima kasih udah mampir, melihat carut marutnya negeri ini memang sangat memprihatinkan…

    Tapi jika kita tidak do something dari sekarang lantas kapan lagi? kalo bukan kita lantas siapa lagi..?..

  5. nisa mengatakan:

    Mari berbagi………
    Starts from our selves
    Starts from little thigs
    Starts from now

  6. Benedict Agung Widyatmoko mengatakan:

    Ya mungkin seandainya di alun-alun ada orang gila yang mengaduk-aduk air dalam tong bilang mau bikin emas … orang juga berduyun-duyun berkerumun dan atau bahkan langsung mencoba sendiri ya hahhaa

    Apa kabar Mbak Evi, semoga naskahnya diberi nilai bagus sama Pak Bugi🙂

    Salam hangat
    Ben

    http://benedikawidyatmoko.wordpress.com
    http://benagewe.blogdetik.com

  7. eviwidi mengatakan:

    To Nisa
    Thanks ya udah mampir…:)

    To Benedict
    Kabar baik Mas…makasih yaa..udah mampir…:)

  8. mudz069 mengatakan:

    Kalau gak ada gituan gak rame. Wartawan gak ada kerjaan, tukang koran bisa mati gaya.

    Salam kenal

  9. jamal wibowo mengatakan:

    ADUH AKU GITU SURPRISE SEKALI KETAHUAN DIINDONESIA SIH PUNYA SERIAL KILLER KAYAK BUNG RYAN. APA MUNGKIN TERWUJUDNYA LANTARAN SUPPRESSI SEKSUALITAS ANAK DESA INI? CUMAN AKU TERKECEWA DI MALAYSIA, BUKU NOVEL MAS RYAN TIDAK TERJUAL DITOKO. BISA NGAK KALIAN DISANA CICIPI SAMA AKU BUKU BEKAS YANG UDAH DIBACA,KANGAN BENAR DEH!KALAU MAU ONGKOS BIAYANYA BILANGIN SAMA AKU DEH ATAU KALAU GRATIS GITU YA SYUKUR!

    TERIMA KASIH YA.
    BUNG JAMAL,KAJANG,SELANGOR
    MALAYSIA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s