Spirit Senior Dalam Gathering Kompasiana

Posted: Februari 22, 2009 in Blog Walking, event
Tag:, , , , ,

0514Hari Sabtu, 21 Februari 2009 untuk pertama kalinya saya menghadiri Gathering Kompasiana, dari blog yang merupakan expansi dari “big media” KOMPAS yang sudah mahsyur itu.

Bertempat di gedung Bentara Budaya, saya juga menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di sana.

Sesuai jadwal saya datang ke sana, yang rencanya akan dimulai pukul 11.00 WIB, belum begitu banyak yang hadir. Mungkin karena karena memang acara ini dibuat secasual mungkin. Tidak terlalu kaku dan santai saja.

Dan sampai setengah jam berjalan saya satu-satunya mahluk perempuan yang hadir selain panitia. Disambut Mas Pepih yang saya gak ngenalin sebelumnya *tepok jidat* :P…saya mengisi name tage yang tersedia berderet-deret di meja kayu panjang.

Tidak seperti gathering atau seminar yang saya ikuti, goody bag diserahkan pas akhir acara. Jadi saya masuk ruangan cuma bawa badan dan barang bawaan sendiri.

Kemudian saya bertemu dengan blogger yang sudah kenal lewat blog Multiply, Mas Amril Taufiq Gobel dan Kemudian Mas Riri, Kemudian kenalan lagi dengan Mas Pepih…

Sambil mengamati peserta yang telah hadir, saya dan Mas Riri jadi ketawa-ketiwi kecil karena peserta seperti bikin kelompok-kelompok diskusi kecil yang asyik dan yang terlihat adalah ada kelompok senior dan ada kelompok yunior. Jadi seolah-olah ada semacam gap generasi.

Setelah hampir satu jam kemudian, acara dimulai dengan makan siang bersama, wow…makanannya melimpah euy… saya tidak melewatkan dengan mengabadikannya lewat kamera dan sempat digodain Mas Riri sambil menerangkan nama makanan itu seolah-olah saya adalah orang bule..hihii…

Acara dibagi menjadi 2 Sesi.

Dibuka dengan sambutan dari pejabat-pejabat Kompas, Pak Taufik, lalu Pimred Kompas Rikard Bagun dan blogger yang mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal (Purn) Chappy Hakim. Dan ada sesi Pak Chappy yang unjuk gigi dengan kemampuan musiknya, memainkan gitar dan Saxophone.

Sesi Pertama paparan dari Mba Lily Julianti Farid yang sudah melanglang buana dan sukses dengan situs Ohmynews di Korea Selatan. Mbak Lily ini kemudian menerangkan tentang “The Average People and Media” intinya sih pengaruh teknologi informasi bagi masyarakat, termasuk fenomena blog. Dan beberapa peristiwa yang atas bantuan teknologi seperti SMS bisa menjadi alat penggalangan massa, seperti yang terjadi di Filiphina. Juga blog yang sebagai personal branding dari sebuah company.

Setelah Mbak Lily menyelesaikan paparannya,dilanjutkan oleh Pak Tony D Widiastono, yang merupakan pejabat Kompas menerangkan tentang hal-hal yang berkaitan dengan artikel-artikel di Kompas, bagaimana bisa dimuat dan faktor apa saja kenapa tulisan ditolak oleh Kompas.

Sehabis Pak Tony, Menristek Kusmayanto Kadiman yang lebih suka dipanggil KK (baca: Kaka) memberi sambutan sebelum coffe break.

Diriku dan Pandji

Diriku dan Pandji

Sesi dua diisi oleh bintang tamu Raditya Dika dan Pandji Pragiwaksono, Mas Pepih dan Pak Dharmawan yang dari Penerbitan buku Kompas.

Acara ini lebih banyak ketawanya terlebih memang Pandji yang sangat pandai mencairkan suasana. Raditya Dika yang sudah tersohor dengan buku blog-nya Kambing Jantan yang kabarnya sudah diproses pembuatan Filmnya dan akan segera tayang Maret mendatang juga cukup ‘gila’ dengan menerangkan tentang blog-nya dan pendapatnya tentang film-film Indonesia. Sementara Pandji lebih banyak bicara mengenai tentang blog,buku serta Album rap-nya.

Sesi satu dan sesi dua sangat berbeda kesan yang ditimbulkan. Jika di sesi satu lebih serius dan di sesi dua lebih santai.

Sebagian besar peserta saya lihat datang dari berbagai disiplin ilmu, ada guru, dokter, mantan Jenderal, bahkan Menteri dan lain-lain. Dan sebagian besar pula dari kurang lebih 50 peserta yang hadir mereka sudah SENIOR (jika tidak ingin dikatakan tua..:D ).

Saya sungguh salut, di sela kesibukan yang pasti sudah menyita waktu, bahkan Menristek, mereka masih sempat nge-blog. Dan yang terlihat mencolok, spirit mereka yang luar biasa. Baru kali ini saya hadir diacara gathering dari komunitas online yang kalangan senior memiliki spirit anak muda. Sekali lagi, luar biasa!

Peserta yang benar-benar berusia ‘twenty something” mungkin dihitung dengan jari saja tidak genap 10 jari.

Menulis dan membaca adalah aktifitas yang bisa mengasah otak. Dan Pak Chappy mengaku memang melakukannya untuk itu. Dia dengan semangat yang masih menyala, menulis hampir setiap 14 jam.

Sementara Pak KK mengaku jika dia ingin gaul dengan aktif di dunia blog. Karena menurutnya gaul adalah intisari dari semua networking paling canggih sekalipun. Jadi sehebat apapun teknologi, gathering atau kopdar tetap dibutuhkan, untuk apa? Ya untuk gaul…J

Dalam kesempatan ini, Pak KK juga membagi-bagikan bukunya yang berjudul Simfoni dan Inovasi – cita & realita, yang sudah dibubuhi tanda tangannya. Terima kasih Pak KK…

Diriku dan Mas Pepih

Diriku dan Mas Pepih

Meskipun belum terlalu aktif di Blog Kompasiana ini, saya jadi merasa malu juga dengan semangat yang dimiliki oleh senior-senior blogger yang ada di Kompasiana ini. Kok saya yang masih muda kadang sering malas untuk menulis, apalagi menulis yang bagus dan bermanfaat.

Ini salah satu bahan bakar saya untuk menulis lebih baik, dan lebih aktif di sini. Jika sebelumnya saya hanya aktif menulis untuk mereview buku-buku dari GPU, juga beberapa buku dari penerbit lain, karena minat saya memang untuk memajukan perbukuan nasional *ugh..semoga tidak ketinggian harapannya yah..* di blog saya, dan kadang nongol di Kompas.com

Semoga untuk kedepannya, saya bisa membagi lebih banyak pengetahuan yang saya miliki melalui blog Kompasiana.

Terima kasih semuanya…Mas Pepih, Mas Amril, Mas Riri…dan yang memberi tambahan bahan bakar menulis untuk saya dari kalangan senior, Pak Chappy, Pak KK…Anda sekalian adalah inspirasi baru saya.

Note: Foto-foto Gathering bisa dilihat di sini.

Cheerz..

-Eviwidi-

Komentar
  1. grubik mengatakan:

    Ngeblog emang yes..
    Salut buat bapak-bapak itu

  2. eviwidi mengatakan:

    Iyah…semangatnya itu loh…gak nyangka Bapak-Bapak itu..salut-salut….:)

  3. Dwiki Setiyawan mengatakan:

    Siip reportase lapangannya Mbak Evi. Saya yang hadir juga di Kopdar I Kompasiana 21 Februari itu juga sedang mau menulis catatan-catatan moment tersebut di blog pribadi https://dwikisetiyawan.wordpress.com/. Namun agak males & terkendala, hari Minggu ini ‘ngurusi’ tetek bengek persiapan Pemilu 2009 di tingkat Rukun Tetangga (RT), dimana saya jadi Ketua KPPS-nya.

    Temu darat kemarin saya tak tahu apakah Mbak Evi mendapat doorprize? Yang jelas, saya kebagian 1 tiket doorprize menginap semalam di Hotel Santika Jakarta. Lumayan. Bisa untuk ‘bulan madu kedua’ dengan istri.

    Semoga sukses selalu, Mbak Evi.

  4. eviwidi mengatakan:

    Halo Mas Dwiki…. Door Prizenya gak dapet, tapi dapet 1 tiket nonton di Bioskop setelah bertanya ke si Pandji…

    Makasih ya udah mampir….posting ini juga sudah nongol di Kompasiana…:)

  5. RIRI SATRIA mengatakan:

    he he he … walaupun dibilang menggoda, aku bukan laki-laki penggoda lho … he he he ..🙂

  6. eviwidi mengatakan:

    Mas Riri…kayaknya aku salah pemilihan kata nih…, harusnya aku pilih kalimat “Mas Riri mengatakan..bla..bla….bla… jadi gak salah persepsi…hehehhehe…

    Tapi udah terlanjur nih….:D

  7. amril mengatakan:

    Hai Evi, senang sekali akhirnya kita jumpa di Kompasiana. Moga2 dikesempatan berikut bisa ketemu lagi. Sukses ya dan terus menulis!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s