Review Buku Starring Tracy Beaker

Posted: April 8, 2009 in buku baru, Resensi Buku Fiksi
Tag:, , , , ,

jadn2822bigStarring Tracy Beaker – Sang Bintang

Jacqueline Wilson

Harga : Rp 21.000,- *

Ukuran : 13.5 x 20 cm

Tebal : 192 halaman

Terbit : Pebruari 2009

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Soft Cover

Siapa penulis buku anak-anak Indonesia yang Anda ingat?

Apakah buku bacaan anak-anak Anda di rumah dari penulis Indonesia, meskipun bahasa dalam buku tersebut adalah bahasa Indonesia?

Materi untuk anak-anak baik film kartun,alat permainan,buku-buku baik buku cerita maupun buku mewarnai dan berhitung sebagian besar masih dikuasai produk impor. Atau paling banyak yang  sudah terjemahan.

Apakah karena pasar untuk buku anak-anak ini memang tidak tergarap dengan baik, ataukah memang penulis buku anak-anak kita antara ada dan tiada?

Hal ini yang masih terjadi di sekitar kita, film kartun yang dilihat anak-anak adalah Tom and Jerry dan Sponge Bob. Buku yang dibaca adalah Donald bebek atau Mickey Mouse.

Di penerbit sebesar GPU sendiri, penulis anak-anak dengan cerita muatan lokal masih terisi buku-buku dongeng cerita rakyat. Sementara penulis dari Indonesia yang tercatat ada nama-nama  Heru Yuwono, Sri Izzati,Arswendo Atmowiloto dan Kitti Felicia Ramadhani. Jumlah yang  sungguh sangat sedikit jika dibanding dengan penulis buku dengan genre selain buku anak-anak.

Dan beberapa penggiat buku anak saat ini sudah mulai menggeliat dengan diadakannya  Antologi Penulis Bacaan Anak oleh salah satu mailing list, semoga menjadi sedikit angin segar di genre buku anak-anak ini.

Berkaitan dengan buku anak ini, (lagi-lagi terjemahan luar) Jacqueline Wilson salah satu penulis buku anak yang produktif dari British yang telah menulis dari tahun 1990 hingga sekarang. Usia senjanya yang telah memasuki tahun ke 63 tidak meyurutkan semangat menulisnya. Salah satu buku karangannya yang cukup menarik adalah yang berjudul Starring Tracy Beaker.

Buku ini pertama kali terbit tahun 2006, yang didalamnya terdapat ilustrasi yang digarap oleh Nick Sharratt.

Tokoh anak-anak yang bernama Tracy Beaker ini adalah seorang anak yang aktif dan penuh semangat, meskipun ‘terbuang’ di panti asuhan.

Tracy yang ceria berambut keriting dan langsing. Tracy menceritakan dalam buku ini dia adalah anak dari salah satu aktris Hollywood yang sangat cantik dan anggun. Saking sibuknya dengan acara syuting hingga Tracy akhirnya dititipkan ke panti asuhan….

Di dalam panti asuhan yang memiliki banyak anak, tentu juga diwarnai beragam karakter di sana. Meskipun Tracy sangat bersemangat dan suka meluapkan emosinya dia masih memiliki teman baik yaitu Peter. Tapi selain teman, Tracy juga punya anak-anak lain yang suka jahil dan memusuhinya karena sikapnya yang kadang lepas kendali. Yah..maklumlah namanya juga anak kecil umur 10 tahun..

Tracy juga memiliki seorang teman lain di luar teman-temannya di panti, yaitu Cam. Cam ini semacam orang yang akan menjadi ibu asuh atau yang akan mengadopsi salah satu anak panti. Tapi di sana ada training khusus sebelum benar-benar diijinkan  untuk mengadopsi. Dan selama masa training ini dia boleh mengajak main anak yang akan diasuhnya itu untuk jalan-jalan di luar panti maupun ke rumahnya.

Salah satu anak panti yang suka berseteru dengan Tracy adalah Justine Littlewood.

Ceritanya, di panti tersebut akan diadakan drama yang diangkat dari  karya Charles Dickens yang terkenal yaitu A Chrismast Carol. Novel ini pertama kali diterbitkan tahun 1843. Ada beberapa tokoh di dalam novel itu, ada hantu masa lalu, masa kini,masa depan dan hantu Marley. Selain itu ada tokoh Ebenezer Scrooge, pengusaha  tua kaya raya kikir yang hidupnya pahit (hal.17).

Saat pemilihan untuk peran-peran tersebut, Tracy sangat terkejut karena akhirnya dia terpilih untuk memerankan tokoh utama, yaitu Scrooge. Tracy girang bukan kepalang. Dia sangat berharap bisa membuktikan bahwa dia memiliki bakat acting luar biasa seperti Ibunya dan berharap ibunya bisa datang saat pementasan drama tersebut.

Saat semua sudah terpilih dan latihan telah berjalan, Tracy menyempatkan diri untuk menyiapkan kado khusus untuk Ibunya dan berharap Ibunya akan hadir saat dia memerankan Scrooge. Namun sayang disayang, beberapa hari kemudian dia berseteru lagi dengan Justine dan Tracy menonjoknya hingga hidung Justine berdarah…tentu saja peristiwa ini membuat seluruh penghuni panti -kecuali Tracy-  pada nangis…huhuhuhu…

Dan kepala sekolah demi mengetahui pelakunya adalah Tracy, makin marahlah dia dan memutuskan Tracy tidak  diijinkan ikut dalam drama dan akan dihukum berat..

Uwaaaa….sekarang Tracy ganti yang menangis…padahal undangan udah dikirim ke Ibunya..naskah sudah dihapal luar kepala dan waktu akhir pekannya dihabiskan buat membeli kado dan membaca naskah dengan Cam…

Apakah Tracy akhirnya bisa memerankan Scrooge di drama panti itu? Dan apakah Ibunya akan datang ke acara itu?

Kisah sederhana dan menarik. Jacqueline sepertinya sangat piawai mengekslpore emosi dan kelakuan anak-anak dan menuangkannya dalam cerita. Inti ceritanya sih sebenarnya kita diajarkan meskipun tidak bisa mendapat  semua yang kita  inginkan, tapi kita tetap akan memiliki sebagian darinya, termasuk orang-orang yang kita sayangi, maka bersyukurlah kamu dengan apa yang kamu miliki sekarang…

Membaca buku ini siap-siap saja menghapal nomor halamannya jika berhenti membaca, atau bookmark boleh juga karena  dalam buku ini ceritanya tidak dibuat perbab dengan judul-judul untuk tiap sub-bab-nya. Jadi dari awal sampai akhir cerita terus. Font-nya besar-besar dan memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi.

Sepertinya saya ketagihan pengen baca buku-bukunya Mrs. Jac yang lain nih, apa karena saya masa kecil kurang bahagia, ataukah karena saya yang masih kekanak-kanakan ya?!….:D

Cheers..

-Eviwidi-

Komentar
  1. Iqbal Dawami mengatakan:

    “Kisah sederhana dan menarik. Jacqueline sepertinya sangat piawai mengekslpore emosi dan kelakuan anak-anak dan menuangkannya dalam cerita. Inti ceritanya sih sebenarnya kita diajarkan meskipun tidak bisa mendapat semua yang kita inginkan, tapi kita tetap akan memiliki sebagian darinya, termasuk orang-orang yang kita sayangi, maka bersyukurlah kamu dengan apa yang kamu miliki sekarang…” ini paragraf yang saya paling suka hehe.. ada dua pelajaran yang bisa aku ambil, 1) menulis cerita anak-anak harus pandai mengeksplor emosi, terutama yg bisa membangkitkan semangat belajar dan berbuat baik, 2) pesan/hikmah sangat penting untuk disampaikan pada anak-anak setelah bercerita. “bersyukurlah kamu dengan apa yang kamu miliki sekarang…”, kata2 ini amat bertenaga ?. Dan melalui ceritalah anak-anak akan mudah kita “susupi” ttg nilai-nilai kebaikan. Thanks review-nya.
    Salam

    • eviwidi mengatakan:

      sama-sama Iqbal..saya masih menunggu kiriman lagi untuk mereview buku tentang Tracy Beaker yang lain..cerita anak-anak memang kadang mengejutkan dan menghibur…:)

  2. […] menamatkan buku Jacqueline Wilson yang berjudul Starring Tracy Beaker, saya membaca buku Mrs. Jaq yang terbaru, yang berjudul Double Act – Si Kembar […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s