Review Buku Maximum Ride #4: The Final Warning Peringatan Terakhir

Posted: Agustus 7, 2009 in Resensi Buku Fiksi, Review Buku Fiksi
Tag:, , , , , , , ,

Cover Maximum Ride: The Final Warning Peringatan Terakhir

Cover Maximum Ride: The Final Warning Peringatan Terakhir

Maximum Ride #4: The Final Warning Peringatan Terakhir
Oleh: James Patterson

ISBN:9789792247374
Rilis:2009
Halaman:320p
Penerbit:Gramedia
Bahasa:Indonesia
Harga : Rp. 40.000,-

Apa kabar kawanan? Anak-anak burung hasil rekayasa genetika yang punya petualangan mendebarkan dan selalu dikejar-kejar oleh musuh-musuh yang menginginkan mereka musnah.

Dan memasuki buku keempat ini, Max, Fang, Gazzy, Iggy, Nudge, Angel dan Total menempuh petualangan baru, bersama ilmuwan-ilmuwan baru di tempat baru dan tentu saja tak ketinggalan ketegangan serta kejutan baru. Serta tetap mengusung tema besar “menyelamatkan dunia”.


Masih mengandalkan kekuatan keahlian terbang membumbung tinggi, kawanan ini memulai petualangannya. Mereka bertemu lagi dengan Dr. Martinez serta Jeb. Adalah saat-saat bahagia bagi Max, bertemu dengan Ibu biologisnya Dr. Martinez. Dalam pertemuannya ini Max dan kawanan diajak untuk melakukan perundingan dengan pihak pemerintahan yang konon akan memberi mereka perlindungan dan kehidupan yang layak, di sebuah sekolah….

Ah lagi-lagi sekolah. Tentu sebuah tawaran yang sangat tidak diminati oleh kawanan. Pertemuan dengan orang-orang penting itu dilakukan di gedung Capitol di Washington DC. Meskipun sudah menempuh perjalanan setelah penguburan Ari ke Washington DC menggunakan Jet pribadi yang mewah, kemudian perjalanan ke gedung Capitol naik Limusin hitam yang tak kalah mewah, toh kawanan tidak berminat dengan tawaran yang diajukan dalam pertemuan itu.

Penolakan itu semakin jelas adanya manakala kawanan dan Jeb serta Dr. Martinez di sebuah restoran Pizza, ada salah satu pesanan pizzanya yang ternyata berisi bom dan hampir saja meluluh lantakkan mereka semua, jika saja salah satu kawanan, siapa lagi kalau bukan Gazzy si ahli bom tidak mengenali kabel kecil hijau yang mencuat dari bawah roti Sisilia yang tebal, di box pizza yang mereka pesan.

Setelah memutuskan tidak lagi menghadiri dan meneruskan pertemuan, meskipun belum jelas adanya siapa tokoh dibalik pengeboman berencana di restoran pizza itu. Kawanan merasa harus extra waspada.

Dr. Martinez yang khawatir dengan keselamatan kawanan,kemudian berusaha mencari cara untuk “mengungsikan” mereka dan jauh dari jangkauan orang-orang jahat yang akan menyakiti mereka. Akhirnya Max diberi tahu untuk mengikuti sebuah misi rahasia, dan kawanan akhirnya menempuh lagi perjalanan menggunakan jet pribadi, ke sebuah wilayah dingin yaitu di sekitar laut Atlantik Selatan.

Pada misi ini, kawanan membantu para ilmuwan yang didanai oleh salah seorang milyuner yang sedang mengadakan riset untuk menyelamatkan bumi, dari ancaman global warming….

Global Warming?! (Arghhhh…….)

Mungkin agak berlebihan adanya jika meletakkan harapan yang muluk untuk sebuah cerita yang lebih mendebarkan dan membawa kita pada petualangan baru olah para kawanan anak-anak burung di buku keempat ini. Karena, James Patterson memilih bahasan yang sepertinya terlalu sering diangkat sehingga terasa agak basi, global warming. Oh, ayolah… sudah terlalu sering kita mendengar ini Om James…tidak adakah hal lain yang lebih menarik dan lebih segar?

Untungnya, kelucuan Total si anjing kecil yang bisa bicara,kengototan Angel untuk memelihara anak penguin hingga menyebabkan dia terjebak dalam celah es berbahaya yang membentuk huruf V serta kecemburuan Max pada Fang jika Fang memperhatikan wanita lain, menjadikan cerita ini cukup menarik untuk dinikmati.

Petualangan di tempat –tempat yang jarang orang-orang lalui juga salah satu kelebihan novel ini. Kisah petualangan memang sangat rentan untuk membuat sebuah buku akan berkembang menjadi banyak seri. Sudah tak terhitung jumlah buku tentang petualangan yang ada. Sehingga tidak perlu terkejut jika buku kelima yang berjudul MAX, sudah keluar baru-baru ini. Belum tahu apa lagi yang ditawarkan oleh James di buku kelimanya. Apakah nanti akan ada buku keenam, ketujuh bahkan kedelapan dan seterusnya? Well, mudah-mudahan ceritanya tidak basi sehingga masih bisa dinikmati, berapa banyak seri pun jika ceritanya tetap segar tentu tidak menjadi masalah.

Sebenarnya tokoh yang dimunculkan oleh James Patterson di seri Maximum Ride ini sangat menarik. Ditambah lagi petulangan terbang mereka yang pasti akan membuat siapa saja iri. Akan tetapi, menu cerita yang terus diulang-ulang dan materi bahasan yang agak basi, akan sedikit banyak memberi pengaruh bosan kepada pembacanya. James Patterson dengan pengalaman dan ide-ide brilian di buku-buku sebelumnya, tentu bisa membuat cerita yang lebih baik, entah kenapa dia memilih tema basi itu di buku keempat yang seharusnya lebih mendebarkan dan segar dari cerita-cerita di Maximum Ride #1, Maximum #2, dan Maximum Ride #3.

Tapi ada kabar baiknya, buku Maximum Ride #4 ini, tidak setebal buku-buku sebelumnya. Jadi selain lebih tipis, tentu saja harganya juga lebih murah. Jika Anda menyukai petualangan Max dan kawanannya, tidak ada salahnya membaca buku ini.

Cheerz..

-Eviwidi-

Komentar
  1. Lady mengatakan:

    yap, kurang tebel kurang puaaassss..hehe
    tapi tetep keren tetep seruuu…!!!!

  2. Abdi Jaya mengatakan:

    buku bagus, thanks infonya…

  3. Dinamika eBooks mengatakan:

    Ulasan yang menarik. Kami rasa orang lain perlu tahu. Bagaimana bila kami muat dalam situs kami: http://www.dinamikaebooks.com/resensi.php ? Selama ini kami selalu memuat resensi dari H Tanzil, M. Iqbal Dawami, dan Nur Mursidi.

    Kalau boleh kami muat, mohon konfirmasinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s