Ketulusan

Posted: November 25, 2009 in Puisi
Tag:,

Tlah bersemi daun-daun merambat

Di relung jiwa yang hampir sekarat

Yang terbenam dalam rasa ketidakpercayaan

Untuk perundingan sebuah asa impian

Retaknya dinding ketulusan

Terbalut senyuman dan kata lembut penuh buaian

Aku menepi

Oh, inikah rupa takdir?

Tatkala cinta bertukar dusta

Dan kau tlah terjebak: oleh hasrat

Sematamata

 

 

Aku termangu

Hingga kudengar lagi bisikanmu

Cinta,suka,sayang,rindu,

dan seterusnya,dan seterusnya, dan seterusnya,

DAN SETERUSNYA!!!

Sampai aku muak*


Getir rasa di jiwa

Mengingsut raga pada keteduhan

Dari rinai gerimis air mata

Berlarilah..

Berlarilah…

Dan aku akan berjalan…

———–

*Diambil dari buku So real/Surreal karya Nugroho Nurarifin.

Komentar
  1. el_afiq mengatakan:

    berjalan, berlari. nggak sama. Jadi dimana ketulusan itu ya?
    hehehe..

    salam kenal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s