Himpunan Puisi Padang 7,6 Skala Richter

Oleh:

Solidaritas 25 sastrawan dari Indonesia, Singapura dan Malaysia untuk gempa Padang.

ISBN    :    9786028543309
Rilis    :    2009
Halaman    :    206p
Penerbit:    Bisnis2030
Bahasa    :    Indonesia
Rp.50.250

Rabu, 30 September 2009, gempa 7,6 Skala Richter yang berpusat di 57 km dari Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) itu menyentakkan kita semua. Berita-berita seputar gempa  tersebut berhamburan baik di media cetak maupun elektronik. Dan segera menjadi headline di hampir semua media. Kita terkejut, kita bersedih, bencana begitu silih berganti menimpa wilayah demi wilayah yang ada di Indonesia. Menyedot perhatian dan mengajak kita untuk segera mengulurkan tangan membantu untuk berbuat sesuatu. Kita tidak boleh berdiam diri.

Sampai Selasa (6/10) pukul 07.00 WIB berdasarkan informasi yang dikumpulkan PPK Depkes, jumlah korban luka akibat gempa bumi di Sumatera Barat mencapai 4.151 orang, terdiri 788 orang luka berat, 2.687 orang luka ringan dan 676 orang hilang. Selain itu terjadi pengungsian sebanyak 60.156 orang, terdiri 326 orang di Kota Padang, 59.420 orang di Kab. Agam, dan 410 orang Kab. Pasaman Barat. Seperti yang dilaporkan oleh Departemen Kesehatan RI – 6 Oktober 2009.

Kenyataan pahit dan rasa solidaritas untuk berbagi inilah yang mendasari dibuatnya buku antologi dari gabungan beberapa penulis dari Negara-negara tetangga seperti Singapore dan Malaysia yang ingin berbuat sesuatu untuk membantu korban bencana gempa yang telah terjadi di Padang tersebut. Koordinator proyek  (Project coordinator) buku ini adalah Leonowens SP.

Kita tentu menyadari, kita tidak bisa seluruhnya membantu memulihkan apa yang telah porak-poranda di Padang, akan tetapi, kepedulian ini adalah merupakan sesuatu yang juga tidak boleh untuk sekadar dianggap angin lalu. Sekecil apapun kontribusi kita, adalah merupakan bukti bahwa kita memang tidak berdiam diri mengahadapi setiap bencana yang datang, dan berusaha untuk segera bangkit lagi menata hari esok.

Dengan semangat solidaritas ini, marilah kita bangkitkan lagi semangat untuk mengembalikan Padang yang penuh harapan. Dan Anda bisa turut berpartisipasi di dalamnya dengan memiliki buku Himpunan Puisi Padang 7,6 Skala Richter ini.

Semoga apa yang kita lakukan, bisa memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang tertimpa bencana dan bisa menularkan semangat untuk berbagi bagi yang lain. Dan semoga Tuhan Yang Maha Esa melindungi kita sekalian, amin.

Penerbit Bisnis2030

—————————————————–

Kehidupan kerap mengatakan kisahnya dengan cara tersendiri dan kita adalah susunan dari setiap huruf dalam kalimatnya.

Leonowens SP

Esais & Sastrawan


“Gempa tak hanya sebuah peristiwa at moment, tetapi juga sebuah peristiwa yang diberi makna sehingga peristiwa itu terus hidup di dalam hati kita. Maka membaca puisi-puisi yang ada di dalam buku ini terasa lebih menggugah.  Puisi-puisi dalam buku ini saya kira, mencoba menggugah kita semua, bahwa hidup kita begitu rapuh sementara Tuhan begitu besar.”

Kurniawan Junaedhie

Penyair


“Sungguh mencerminkan suara2 hati yang terdalam dan menggugah nurani,bukan saja terhadap korban gempa Padang, tetapi juga terhadap koban gempa lainnya…”

Jeanne Laksana

Ketua Perhimpunan Penulis Tionghoa Indonesia


“Membaca derita Padang lewat puisi-puisi dalam buku ini menggedor nurani untuk bertindak”

Hernadi Tanzil

Blogger & book reviewer


“Derita Padang adalah derita yang menuntut kepedulian dari kita semua, dengan  buku puisi ini, mari gugah hati untuk  berbagi.”

Eviwidi

Editor & Book reviewer


Subhanaallah, setiap kejadian ini menjadi kita menyatu. Tanam rasa cinta dan kasih sayang, rasa sama sama penderitaan dan lahirnya buku ini untuk jadi kenangan dan mungkin akan jadi generasi ke generasi akan datang. Sekurang-kurangnya ada sesuatu yang kita kenangkan. Ada sesuatu yang kita mengingatkan. Betapa berat mata memandang begitu berat  bahu memikul..

Salbiah Sirat

Guest editor, Singapura.

Komentar
  1. Assalamualaikum warahmatullah.
    Saya pernah mengirim beberapa puisi untuk Himpunan Puisi Pada 7.6 SR. Ternyata puisi-puisi saya ikut terpilih mengisi buku canti itu. Namun hingga kini saya menanti kiriman balas dari pihak penerbit buku puisi tersebut, jawabnya gagal.
    Saya gagal memiliki buku tersebut. Hampir 4 tahun saya menanti.
    Saya bersedia untuk membayar dan sangat-sangat mahu memilikinya sebuah.
    Saya kecewa dalam penantian.
    Saya ikhlas dan mengharap sdri Salbiah Siraj dapat menghubungi saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s