What The Dog Saw: Meraba Pikiran Anjing Galak

Posted: April 5, 2010 in Resensi Buku Non Fiksi, Review Buku Non Fiksi
Tag:, , ,

Judul buku : What the Dog Saw, dan Petualangan-Petualangan Lainnya
Penulis : Malcolm Gladwell

Harga : Rp 80.000,- *
Ukuran : 13.5 x 20 cm
Tebal : 480 halaman
Terbit : Januari 2010
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Soft Cover

“Bagus tidaknya tulisan bukan dinilai dari kemampuannya meyakinkan. Sukses tidaknya dinilai dari kekuatan kemampuannya untuk membuat Anda terlibat, berpikir, memberi kilasan mengenai isi kepala orang lain..” (hal. xviii)

Malcolm Gladwell, mengumpulkan artikel-artikel pilihan tulisannya yang pernah dimuat di The New Yorker dalam What the Dog Saw, dan Petualangan-Petualangan Lainnya. Dan jika Anda adalah orang yang pernah membaca buku-buku karya Gladwell sebelumnya (Tipping Point, Blink, dan Outliers) maka gaya penulisan khas-nya akan segera terasa. Yang selalu mengungkapkan dengan gaya bercerita, tentang suatu peristiwa yang pada akhirnya kita bisa turut terlibat, berpikir dalam setiap cerita yang dia hadirkan.

Dalam buku ini, Gladwell mengajak kita untuk berpikir tentang bagaimana rasanya, atau apa yang ada di dalam pikiran orang lain atau bahkan seekor anjing terhadap sesuatu hal. Sebuah dorongan keingintahuan yang membuat akhirnya buku ini diterbitkan. Ya, menanyakan tentang bagaimana rasanya menjadi ini dan itu atau profesi orang lain ternyata bukanlah sebuah pertanyaan bodoh. Karena memang kita tidak akan pernah benar-benar tahu rasanya menjadi orang yang menjalani profesi tersebut. Dengan bertanya, sedikit banyak kita akan dapat memahami dan menghargai orang lain.

Beberapa kasus diungkapkan dalam buku ini, Gladwell menulis tentang orang-orang “tengah” atau genius minor-bukan Einstein, Nelson Mandella atau yang lain yang muncul di permukaan. Tetapi orang-orang yan di“tengah”-lah yang memang menurutnya adalah yang benar-benar bekerja di dunia. Bagaimana mereka berjuang untuk produk yang mereka ciptakan dikenali dan laku di pasar dan bagaimana dia memperlakukan produknya sebagai sesuatu yang mungkin orang lain tidak pernah pikirkan.

Selain tentang orang-orang genius minor, ada tentang Cesar Milan, seorang pawang anjing. Cesar dengan kemampuannya sanggup menenangkan hewan tersebut yang sedang marah atau kalut hanya dengan sentuhan tangannya. Mungkin jika kita melihat dia sedang melakukan tugasnya, kita akan segera menduga bahwa Cesar memang memiliki kemampuan entah secara psikology hewan atau yang cabang ilmu tentang hewan yang lain yang akhirnya bisa membuat anjing itu bisa menurut, akan tetapi Gladwell memikirkan apa yang dipikirkan dan dilihat oleh si anjing sewaktu berinteraksi dengan Cesar? Dan Gladwell dengan sangat murah hati menuliskan dalam buku ini peristiwa-peristiwa yang dialami oleh Cesar selama dia menjalankan profesinya tersebut secara gamblang. Bagaimana kita harus membedakan perlakukan terhadap anjing dan orang, serta membedakan perlakukan itu secara jelas baik dihadapan si anjing dan orang lain. Mungkin karena saking terkesannya dengan kisah hidup Cesar, hingga dia menjadikanya judul untuk buku ini.

Memahami apa yang orang lain pikirkan bagi sebagian orang mungkin terdengar kurang menarik. Tetapi Gladwell meyakinkan, untuk bisa memiliki gagasan yang baik, kita harus mengubah cara pandang terhadap sesuatu yang kurang menarik sebagai sebuah “tantangan”. Setiap kita hampir memiliki naluri menganggap sebagain basar hal itu tidak menarik. Konkritnya, saat kita menonton televisi kita akan menggonta-ganti channel sebelum menentukan pilihan, saat kita di toko buku, ada puluhan judul novel yang harus kita lihat, menilai dan “kita harus melakukan itu semua” sebelum memutuskan untuk memilih salah satu atau dua. Gladwell menawarkan, pilih sesuatu hal yang sepertinya kurang menarik, jadikan itu sebuah tantangan. Itu salah satu tips penting juga untuk Anda yang tertarik menjadi seorang penulis.

Buku ini, selain membongkar apa yang orang-orang lain pikirkan, juga membawa kita kepada sebuah pencerahan di mana kita tahu bahwa hal-hal yang secara umum mungkin dipandang kurang menarik dapat digali olehnya sebagai sesuatu yang sebenarnya sangat menarik dari sudut pandangnya, bagaimanpun Gladwell adalah seorang penyelisik yang brilian tentang hal-hal yang istimewa yang masih tersembunyi dan tidak terpikirkan oleh orang lain.***

Eviwidi
02/04/2010

Komentar
  1. ikhwan mengatakan:

    bukunya memang dahsyat!!

    sekarang saya lagi baca ini,,sekalian latihan baca bahasa inggris,,hehe😀

  2. MeAndKitchen mengatakan:

    Sory Iam blogwalking😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s