The Tourist: Jika Bukan Karena Johnny Depp dan Angelina Jolie…

Posted: Januari 6, 2011 in Resensi Film
Tag:, ,


Seperti terbayang seseorang yang pakai wig & kacamata saat nonton pertandingan tenis di Bali…

 

Sumpah, bukan lantaran itu saya mau nonton film ini, tapi karena ada Johnny Depp bintang favorit saya. Waktu melangkah keluar rumah demi nonton film The Tourist, saya nyaris tanpa bekal apa-apa, tidak Googling, tidak pula iseng buka-buka review dari orang-orang yang sudah nonton. Maka jadilah saya berangkat berbekal “Oh, yang main Johnny Depp,..yuukk mareee….”

Lantas apa hubungan antara Johnny Depp dan Mr. Wig dan kacamata itu? Sabar buk..

Saya ingin komentar dulu tentang respon dari film ini.  Meskipun yang main Johnny Depp dan Jolie, jangan langsung menganggap bioskop bakal penuh.  Awalnya sih saya agak curiga, kok tumben nih, film ini baru, yang main terkenal bagus tapi kok sepi-sepi aja.. deretan penonton cuma  sampai bangku D, hey..whats going on..?? Tapi ya sud, udah beli tiket ini, barangkali penonton lain (penggemar Johnny ataupun Jolie) lagi pada sibuk belum  sempat nonton film ini..  Setelah film habis, barulah tersadar.. oooh…begitu rupanya..

 

Entah kenapa, film ini bisa masuk nominasi Golden Globe, saat buka-buka beritanya di Google dan Wikipedia baru ngeh. Rupanya “kesepian” penonton di bioskop akarnya dari sini.

 

Sebenarnya Jolie cukup mencuri perhatian dengan style-nya yang elegan sebagai Elise Ward, agen polisi yang menyamar menjadi kekasih seorang bankir, Alexander Pearce yang membawa lari uang milik seorang mafia bengis tak kenal ampun, pemilik casino, rumah bordil, dll.  Setelah dua tahun tidak bertemu, mereka akan mengadakan pertemuan di suatu tempat. Elise sadar, dia sedang dalam intaian dua kelompok; mafia dan polisi yang sama-sama memburu Pearce.  Kejar-kejaranpun terjadi di kota Paris. Kemudian berlanjut dengan pertemuan Elise dengan Frank (Johnny Depp) seorang guru matematika yang perawakannya mirip dengan Pearce dalam perjalanan kereta menuju Venice, Italia atas perintah Pearce dalam sepucuk surat. Dari mulai cerita di kereta, mudah ditebak, Elise aka ada hubungan dengan Frank.  Dan memang tidak seru kalau tidak ada hubungan, lha wong bintangnya mereka berdua..haha..

 

Sampai film hampir berakhir, tebak-tebakan “Si Pearce yang mana ya, kayak apa ya?”  belum ada jawaban. Untuk kasus ini, film ini cukup jago, dan kalau bukan Depp dan Jolie yang main, sepertinya film ini sulit sekali untuk bisa dibilang “luar biasa”.

 

Sekarang, mari nge-teh, mari bicara.. soal Mr. Wig & kacamata…dan hubungannya dengan Depp.

Kenapa bisa ada hubungan? Ini adalah hasil diskusi dadakan antara saya dan Ardi di FB.

Jadi, bisa diibaratkan tokoh Alexander Pearce  itu adalah gambaran dari Mr. Wig & Kacamata. Sama-sama ngambil duit banyak punya orang lain.. dan menjadi bulan-bulanan media, diburu polisi juga..

Kalau dalam film ini, Pearce akhirnya dilepaskan oleh polisi setelah meninggalkan cek sebesar  ₤744 juta di brangkas yang ditemukan polisi, dengan alasan: uang yang diambil Pearce adalah uang seorang mafia jahat, mafianya sudah mati pula, jadi ngapain capek-capek ngejar Pearce lagi? Toh dia tidak merugikan Negara, dan dia sudah meninggalkan cek dengan nilai besar untuk Negara.

 

Lantas apakah si Mr. Wig & kacamata itu bakalan mengalami nasib yang sama dengan Pearce?

Hmm… benarkah Mr.Wig & kacamata itu benar-benar mengambil uang Negara?

Ataukah uang mafia-mafia yang sudah dia bantu soal pajak?

Hmm..hmmm….hmmm……^_^

 

Rating: 2,5 / 5

-Eviwidi-

Komentar
  1. agung mengatakan:

    jangan2 film ini terinspirasi oleh kasus mr. wig & kacamata yg di Indonesia…..kasus ini kan emang lg santer juga dibahas di forum hukum & peradilan internasional…hehehehehe….

  2. jirodanusastro mengatakan:

    Apakah Anda sudah melihat versi aslinya (baca: “Anthony Zimmer”, 2005). pada dasarnya kedua film ini sama persis. Itu yang perlu disayangkan karena me-remake film misteri yang penuh tekateki dengan membuat sama persis sehingga yang sudah menonton film aslinya sudah mengetahui endingnya sejak dari menit pertama the tourist. Anthony Zimmer akan jauh lebih membosankan, tetapi mungkin lebih bagus sedikit karena akting pemainnya mampu menipu penonton, sehingga lebih tidak bisa ditebak, bahkan saya sempat berpikir bahwa Anthony Zimmer (Alexander Pearce dalam “The Tourist”) adalah tokoh imajiner/fiktif yang tidak akan muncul sepanjang film. Perbedaan kedua film itu adalah The Tourist selayaknya film Hollywood yang menuntun penonton untuk menjawab misteri, sedangkan Anthony Zimmer memaksa penonton menjawab sendiri misterinya.
    bila berkenan silakan lihat resensi kedua film itu di blog saya: http://kritikpenonton.wordpress.com/

  3. grosir tanah abang mengatakan:

    artikel yang bagus.. sukses selalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s