Kisah Inspiratif Dahlan Iskan Mantan Pimpinan Pabrik Setrum

Posted: November 19, 2012 in Resensi Buku Non Fiksi
Tag:, , , ,

Indonesia, Habis Gelap Terbitlah Terang Kisah Inspiratif Dahlan Iskan

ISBN                :           9786028864442

Rilis                 :           2011

Halaman         :           206

Penerbit         :           Mizan Grup

Bahasa            :           Indonesia

Dahlan Iskan. Saat ini siapa orang Indonesia yang tidak kenal namanya. Namanya wara-wiri di berbagai media setahun belakangan ini setelah menjabat sebagai menteri BUMN (2011-2014) karena beberapa sepak terjangnya dalam mengambil keputusan jika terjadi masalah yang berkaitan dengan BUMN. Aksi-aksinya yang orang bilang “koboi” tak pelak sangat menarik perhatian media. Untuk bisa menarik perhatian media tentunya Pak Dahlan sudah sangat tahu apa yang disukai awak media, mengingat sebelum menjadi menteri, Pak Dahlan pernah menjadi wartawan kemudian menjadi CEO Jawa Pos. Sebuah group media yang sangat besar berbasis di Surabaya – Jawa Timur. Jadi tak perlu diragukan lagi Pak Dahlan sebagai “mogul media” merupakan makanan empuk bagi pemburu berita.

 

Kali ini, salah satu buku tentang Pak Dahlan dari banyak buku tentang beliau yang saat ini banyak bermunculan, akan kita ulas. Buku ini berjudul: Indonesia – Habis Gelap Terbitlah Terang. Buku ini bukan ditulis oleh Pak Dahlan, tetapi kumpulan tulisan pengalaman dari orang-orang yang pernah mengenal Pak Dahlan baik secara langsung maupun tidak selama menjabat sebagai pimpinan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Dieditori oleh Ishadi S.K. dengan pengantar Jakob Oetama. Buku ini terbagi menjadi beberapa bab. Bab pertama tentang kisah awal Pak Dahlan mengambil keputusan untuk menjadi dirut PLN, kemudian bab kedua, tentang langkah-langkah strategis selama di PLN. Pak Dahlan sebenarnya memiliki masa jabatan dari  2009 – 2012 untuk menjadi dirut PLN, tetapi pada 2011 diminta Presiden SBY untuk menduduki jabatan sebagai Menteri BUMN. Pada bab ketiga berisi tentang pendapat masyarakat bekaitan dengan kepemimpinan Pak Dahlan di mata publik. Bab keempat bisa dikatakan tentang kesimpulan-kesimpulan. Buku ini juga diselipi beberapa foto-foto kegiatan Pak Dahlan selama menjabat di PLN.

Menilik dari judulnya, kita akan teringat dengan buku legendaries yang ditulis oleh R.A Kartini. Jika R.A Kartini berbicara tentang emansipasi perempuan Indonesia, buku ini berbicara tentang “habis gelap terbitlah terang” secara harafiah, yaitu tentang listrik. Terobosan-terobosan yang dilakukan oleh Pak Dahlan memberi nafas baru bagi perusahaan yang dahulunya dirundung masalah. Mulai dari pemadaman bergilir dan banyak daerah di luar jawa yang  masih byar pet karena tidak mendapat aliran listrik dengan lancar. Salah satu terobosannya adalah dengan mencabut Surat Edaran (SE) Nomor 006 tahun 2006 yang dikeluarkan oleh Direktur PLN kala itu Eddy Wiyono yang menjadi penyebab lambannya PLN jika mengambil suatu keputusan. Dalam SE tersebut: “Segala keputusan strategis yang menyangkut investasi, niaga, ekspansi, overhaul besar harus melewati berbagai proses panjang yang harus disetujui oleh seluruh Direksi PLN.” Dalam praktiknya, aturan itu menyebabkan banyak sekali keputusan strategis baru bisa diputuskan berbulan-bulan bahkan hingga dua tahun… Selain itu banyak sekali langkah-langkah strategis yang diambil oleh Pak Dahlan untuk melakukan efiseinsi pengeluaran PLN.

Meskipun saat ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tengah mengorek lagi tentang adanya temuan inefisiensi di PLN sebanyak 37,6  triliun selama  tahun 2009-2010  saat Pak Dahlan menjadi dirut di PLN, namun sekiranya buku ini  tetap akan bisa memberikan inspirasi berkaitan dengan pengalaman selama kepemimpinan Pak Dahlan di PLN. Tak ada gading yang tak retak, setiap kepemimpinan dan keputusan tentu saja akan mengandung risiko. Ada pro-kontra. Harapannya, tentu adalah  yang telah terjadi semoga keputusan terbaik yang bertujuan  bisa memberi terang bagi Indonesia. ***

Cheers..

@eviwidi

Komentar
  1. WDA mengatakan:

    Kak, mohon izin mengambil artikel untuk tugas bahasa. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s