Archive for the ‘Bad News is a Good News?’ Category

ImageDalam beberapa hari terakhir, dunia perbukuan kita diguncang oleh peristiwa yang kurang nyaman untuk didengar; pembakaran buku.

Buku yang dibakar dan menjadi polemik tersebut berjudul : “5 Kota Paling Berpengaruh di Dunia” karya Douglas Wilson.  Buku tersebut merupakan buku terjemahan yang diterbitkan oleh penerbit terbesar Indonesia: Gramedia Pustaka Utama (GPU).

Sangat disayangkan, penerbit sebesar GPU  akhirnya harus menelan pil pahit dengan membakar sendiri  buku yang diterbitkannya. Tapi paling tidak kejadian ini harusnya bisa menjadi pembelajaran penting  untuk lebih berhati-hati,  tentang dampak buku jika sudah diterbitkan di masyarakat.

Dalam hal ini, GPU cukup berwibawa dengan tidak jumawa mempertahankan buku tersebut dan meminta pembenaran peredarannya. Tapi memilih menariknya, meminta maaf dan mengakui keteledoran, kemudian membakarnya. Dalam poin ini, GPU sudah melakukan hal yang boleh dibilang “gentlemen”.

(lebih…)

Image representing Matt Mullenweg as depicted ...

Image via CrunchBase

 

Wordcamp 2011 di Indonesia tinggal hitungan hari, dan berita paling menyesakkan adalah tidak jadi hadirnya Matt Mullenweg di Bandung pada 29-30 Januari 2011 nanti.

Sedih, kecewa sudah pasti, karena cukup banyak peserta yang akan hadir mengharapkan bisa bertatap muka dengan  Mr. WordPress tersebut (terutama saya…hiks). Dan ketidak hadirannya, “diobati” dengan mengutus seorang Happines Engineer  Karim Osman, A dancer, a teacher, a writer, the Dutch-Egyptian-Chinese living in the Netherlands has found that he is in love deeply with web development. He is currently joining Automattic as a Happiness Engineer. Seperti yang telah dilansir dalam berita di blog Wordcamp tertanggal 10 Januari lalu.

Mudah-mudahan, kehadiran Karim, cukup bisa membuat Happy..:)

Bagi yang sudah register dan confirmed di acara Wordcamp 2011, sampai jumpa di Bandung ya… ^^

 

 

See you there..

Eviwidi

….tetapi karena dia memutuskan: hari ini, aku bisa mati. (9 dari Nadira, hal:3)

Saya masih membaca cerita kedua, buku 9 dari Nadira karya Leila S. Chudori ketika pagi-pagi di Trax-FM membahas tentang berita bunuh diri seorang wanita muda di Mall paling elit di Jakarta Grand Indonesia, dan seorang pria di Senayan City.

Di cerita 9 dari Nadira, tokoh Kemala ibunda Nadira diceritakan meninggal karena bunuh diri, saat ditemukan, dia tewas dikamarnya dengan tubuh membiru dan mulut yang mengeluarkan busa putih. Sedangkan kedua berita bunuh diri baru-baru ini, pelakunya sama-sama terjun bebas dari lantai 5.

(lebih…)

Dari Site : http://ibuprita.suatuhari.com/

Ibu dari dua balita itu dipenjara sejak Rabu 13 Mei lalu, terpisah dari si bungsu berusia setahun tiga bulan yang masih memerlukan ASI dan si sulung yang baru tiga tahun. Dia menjadi tersangka pencemaran nama baik. Hanya karena e-mail berisi keluhan tentang pelayanan rumah sakit.


(lebih…)

Yang bener ajah….?!….

Itu ungkapan temen saya waktu saya cerita sehabis membaca salah satu rekan blogger saya, tentang fenomena Facebook. Sekarang hampir setiap hari, baik di WordPress, Multiply  saya membaca berita tentang Facebook..Facebook..dan Facebook…

Sungguh menyebalkan tapi saya tidak bisa menghindarinya karena sayapun pengguna Facebook meskipun bukan yang sangat addict.

(lebih…)

Beberapa hari belakangan ini, media baik TV, Radio,Koran,Internet…ngomongin tentang PONARI..

Yah, bocah yang menyedot perhatian ribuan orang untuk berobat padanya dan membuat prihatin bangsa ini akan lemahnya ekonomi yang mengarah ke lemahnya iman dan kewarasan.

Beberapa orang kreatifpun membuat parodi ironi tentang Ponari ini, di antaranya adalah Seleb Blogger Arham Kendari dan beberapa yang lain…

Kalo ada yang mau nambahin, boleh japri ke saya tentunya dengan seijin dari yang membuat yaa…….lumayan buat kita ketawa-ketiwi…:P

Dari Blog-nya ArhamKendari.multiply.com

Dari Blog-nya ArhamKendari.multiply.com

Dari blog-nya Dewacint4.multiply.com

Dari blog-nya Dewacint4.multiply.com

ponari-potter1

Gambar diambil dari Kompas.com

Gambar diambil dari Kompas.com

Indonesia, apa yang ada di benakmu kawan tentang negeri kita tercinta ini?

Apakah negeri yang semakin tua dan renta? Yang serba membingungkan kebijakan pemerintahannya? Sekaligus orang-orangnya?

Ataukah negeri asyik yang ibaratnya surga?

Sungguh miris melihat berita tentang Ryan Jombang yang berperan jadi jagal dari Jombang, sekarang ada lagi dukun cilik dari Jombang juga yang membuat masyarakat histeris hingga antri berkilo-kilo meter hanya untuk menyentuh air yang  dicelubkan  dengan “batu sakti” dan habis disentuh si dukun cilik Ponari.

Pengobatan “normal” sepertinya benar-benar tidak terjangkau bagi masyarakat kita, tarif dokter yang melambung, harga obat yang terus semakin tinggi. Antrean panjang di rumah Ponari adalah bukti tak terbantahkan. Sebegitu banyakkah saudara-saudara kita yang sakit hingga begitu banyak yang ingin berobat? Atau memang masyarakat kita benar-benar “sakit”? entahlah..


(lebih…)