Archive for the ‘Curhat’ Category

Apa mau dikata, bila kekasih lama memintamu kembali dan kau yang tlah menduakan hatimu padaku akhirnya mencampakkan aku bagai sampah tak berguna.

Apa mau dikata, bila engkau telah lelah menari bersamaku, memutuskan untuk berhenti seperti berhentinya  langkah kaki, di mana saja, kapan saja sesukamu.

Apa mau dikata, bila lonceng berakhirnya kisah kita, berdentang saat bunga cinta sedang mekar-mekarnya.

Apa mau dikata, bila raga ini tak kuasa menahanmu untuk tetap di sisiku..

Apa mau dikata, bila hatiku yang telah tertambat padamu, masih mengendap berjuta rasa untukmu..yang belum hilang, dan masih menunggumu..

Dan aku masih di sini, menantimu kembali dalam pelukku….

——–

Untuk kisah kita yang hanya seumur jagung…

End of  May 2011

-Eviwidi-

Takes two to tango, two to tango,
two to really get the feeling of romance.
Lets do the tango, do the tango,
do the dance of love…

Penggalan lagu lawas yang pernah dipopulerkan oleh Louis Amstrong ini lekat dan terus mengiang-ngiang di telingaku, tepatnya sejak aku dan my lovely Aji memutuskan untuk lebih serius dalam sebuah hubungan.

(lebih…)