Posts Tagged ‘Dee’

Perahu Kertas
Oleh: Dewi Dee Lestari

ISBN : 9789791227780
Rilis : 2009
Halaman : 444
Penerbit : Bentang Pustaka
Bahasa : Indonesia

 

“Karena hanya bersama kamu, segalanya terasa dekat, segala sesuatunya ada, segala sesuatunya benar. Dan Bumi hanyalah sebutir debu di bawah telapak kaki kita.” (hal.312)

Dalam beberapa minggu terakhir, perfilman kita diramaikan oleh film yang diadaptasi dari salah satu novel karya Dee Dewi Lestari, Perahu Kertas.  Film besutan Hanung Bramantyo tersebut  dibuat 2 bagian. Mungkin dirasa kurang jika hanya dirangkum hanya dalam 1 film saja.

Perahu Kertas, kisah remaja yang menuju proses kedewasaan merupakan karya Dee yang cukup ringan dibandingkan karya-karya  lainnya, seperti  seri Supernova, Filosofi Kopi, maupun kumpulan cerita  pendek Madre.

(lebih…)

Jumat, tanggal 30 Januari 2009, bertempat di FAB Cafe Grand Indonesia Lt. 3 East Mall, sebuah Cafe yang menyatu dengan toko buku Gramedia sehingga Anda bisa membaca sembil bersantai dan makan di sana, Dewi Lestari membedah buku Rectoversonya.

Beruntung,  ditengah guyuran hujan yang lumayan deras yang membasahi kota Jakarta malam itu, aku bisa hadir untuk bertemu dan mendengarkan bedah buku Rectoverso. Dewi juga menyanyikan lagu-lagu secara live dari lagu-lagu yang terdapat dalam CD Album Rectoverso.

Malam itu Dewi ditemani suaminya Reza, hadir mengenakan atasan turtleneck warna ungu dan bawahan abu-abu,terlihat segar dan cantik. Acara agak molor sekitar 30 menit dari jadwal pukul 19.00 WIB.

img-42911 img-4315

Foto-foto yang lainnya, silakan klik di sini juga di sini, dan versi lengkap  yang udah aku jadiin satu di sini.

(lebih…)

Meski agak terlambat aku meresensi ini, karena antrian kerjaan yang tak kunjung usai..(halah..) akhirnya tiba saatnya posting tentang buku terbarunya Dewi Lestari – Recto Verso.
coverectoverso

Wanita cantik yang sudah berganti status dari Mrs. Marcell menjadi Mrs. Reza Gunawan ini menuliskan 11 kisah dalam bukunya terbaru. 11 kisah ini terdiri dari lirik lagu dan cerpen kemudian ada album lagunya.

Jadi kalo pengen versi komplit yang beli bukunya juga beli CD-nya.

Salah satu lagu yang saat ini sedang wara-wiri di radio adalah lagu Malaikat Juga Tahu. Menikmati karya-karya Dee memang lebih mengena jika dinikmati semuanya. Ya bukunya, ya lagunya. Jadinya nyambung.

Bukunya sendiri dibuat versi Hard cover yang dibanderol dengan harga Rp.75.000,- aku sempet membelinya di Gramedia waktu awal-awal launching. Bisa didapat juga memalui order di official Websitenya Recto Verso.

Seperti gaya Dee yang selalu dalam jika membuat lirik, buku dan album Recto Verso ini juga tak kalah dalam dari buku-buku terdahulu. Pembahasan secara lengkap juga ada di Radio Female (kalo gak salah) cuma aku lupa jam on airnya.

Yang belum tahu lagunya, ini aku beri liriknya, yang mau liat Video klipnya silakan search di Youtube yaa….

dewilestari9cv

Lirik Lagu Dewi Lestari – Malaikat Juga Tahu

Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku juga
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati

Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri

Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Kupercaya diri
Cintaku yang sejati

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Kau selalu meminta terus kutemani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi
Karna tak sanggup sendiri

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu Aku kan jadi juaranya

Kadang manusia itu membingungkan.

Gak ada kerjaan bingung setengah hidup, banyak kerjaan pusiingg..aja ngeluhnya, repot kan?

Nah aku sekarang lagi dalam situasi bingung-bingung seneng nih, karena ada punya 3 buku gres yang lagi hit dan ngantri untuk di review, semua begitu menggoda..ohh…*di ucapkan dengan mendesah…* hihii..

Ini nih deretan buku-buku menggoda itu:

Yang mana ya..yang paling seru untuk di review duluan..?

Saat jalan-jalan ke Blog-nya Dewi Lestari, aku baca-baca artikel tentang kisah perjalanan Dee waktu di Bali, dengan gambar sawah padi yang hijau dan penataan terasering yang terkenal itu…uhhhuhuhuu..jadi pengeeenn..

Dee bercerita tentang beberapa tradisi yang ada sana berkaitan dengan petanian itu. Awalnya ngebanding-bandingin proses pertanian di Bali yang masih sangat-sangat konvensional, bila di bandingkan dengan system pertanian yang ada di luar negeri.

Namun setelah melakukan riset kecil-kecilan, ternyata ada proses ritual yang memang seperti itu. Karena menjaga keseimbangan antara alam dan manusia yang selama ini luput dari pemikiran orang-orang modern.

Yang paling menarik adalah ritual saat padi sedang hamil,istilahnya Biyukukung.. bisa aja nih orang Bali…:D.

Aku teringat banget, kalo saat makan, kemudian gak habis, entah kenapa aku selalu seperti ada “sesuatu” yang membisikkan dan aku musti minta maaf sama makanan yang gak kuhabiskan. Secara nalar sih, sebenernya aku juga merasa feeling guilty kalo gak ngabisin makanan apalagi kalo sampai di buang..hikss…

Jadi jika gak habis akau selalu bilang dengan tampang bersalah dan melas: “Nasi..aku mohon maaf ya..aku gak bisa ngabisin kamu, karena aku sudah Kenyang..”

Hmm…setelah baca tulisan Dee, sepertinya aku gak bakalan nyia-nyiain lagi si Nasi sebutir-pun..(hiks..bisa gak yaa..?!) Doakan yaa….(diucapkan kayak mau ikut Benteng Takeshi).

Yang pengen baca selengkapnya, tancap ajah di blog-nya Mba’ Dewi

Cheerz

-Evi-