Posts Tagged ‘perahu kertas’

Perahu Kertas
Oleh: Dewi Dee Lestari

ISBN : 9789791227780
Rilis : 2009
Halaman : 444
Penerbit : Bentang Pustaka
Bahasa : Indonesia

 

“Karena hanya bersama kamu, segalanya terasa dekat, segala sesuatunya ada, segala sesuatunya benar. Dan Bumi hanyalah sebutir debu di bawah telapak kaki kita.” (hal.312)

Dalam beberapa minggu terakhir, perfilman kita diramaikan oleh film yang diadaptasi dari salah satu novel karya Dee Dewi Lestari, Perahu Kertas.  Film besutan Hanung Bramantyo tersebut  dibuat 2 bagian. Mungkin dirasa kurang jika hanya dirangkum hanya dalam 1 film saja.

Perahu Kertas, kisah remaja yang menuju proses kedewasaan merupakan karya Dee yang cukup ringan dibandingkan karya-karya  lainnya, seperti  seri Supernova, Filosofi Kopi, maupun kumpulan cerita  pendek Madre.

(lebih…)

Iklan

Foto: http://www.okezone.com

Menanggapi maraknya pembajakan lagu, para penyanyi dan label musik industri memasarkan lagu-lagu mereka melalui layanan ring back tone ponsel, dan memang terbukti hal itu bisa menyambung rejeki yang sudah di kompas oleh pembajak-pembajak lagu, seperti lagunya Marcel, belum genap sebulan diluncurkan versi bajakanya sudah beredar di mana-mana, bagaimana gak mau nangis?!

Begitu pula buku, mengantisipasi terjadinya pembajakan, Dewi Lestari yang sudah sukses melahirkan Supernova, Akar dan Filosofi Kopi akan meluncurkan versi novel terbarunya lewat layanan ponsel-berbasis WAP, jadi GPRS musti mode on untuk bisa menikmati novel Dewi teranayar ini.

Kabarnya buku ini akan naik cetak an beredar di toko buku sekitar 6 bulan kedepan, lama ya jeng…:D

Berapa biaya yang harus di keluarkan untuk layanan ini?

Pembelian eceran atau per bab Rp 5000/WAP-push (pengiriman konten), buku ini terbagi menjadi 12 bab jadi tinggal mengalikan saja: 5000×12 = 60.000

kalo mau nyicil Pembelian secara berlangganan Rp 2000/WAP-push (pengiriman konten) setiap minggunya.

Penjualan model ini tergolong unik dan terobosan baru dalam bidang perbukuan, selain terhindar dari pembajakan juga dari sisi finansial yang beruntung tentu tidak hanya dewi tetapi juga pihak provider.

Saat ini, memang diperlukan trik khusus menghindari pembajakan dan cara cerdas salah satunya ya dengan cara tersebut.

Lalu dari sisi konsumen, apakah hal itu juga akan menguntungkan? tentu yang memiliki uang lebih dan pencinta Dewi Lestari dan memiliki Hp yang sudah 3G tidak akan masalah mengeluarkan budget segitu untuk menikmati novel Dewi.

Tapi bagi yang duitnya pas-pasan, ya tidak ada jalan lain selain menunggu buku itu terbit dan pinjem teman yang beli…:P atau menabung untuk beli bukunya enam bulan lagi… 😀

Pembajakan buku rupanya terjadi untuk tulisan di blog. Maksudnya?, bingung ya?

Begini, tersebutlah seorang blogger yang sudah malang melintang di dunia perbloggeran, dia adalah begawan Cosa yan kesohor dengan ajian Adsese. Memiliki situs blog http://www.cosaaranda.com sebagai blogger yang baik hati si begawan ini tidak pelit berbagi ilmu adsense kepada siapa saja yang mau belajar adsense dengan mengunjungi situsnya.

Tak dinyana tak disangka, kebaikan ini rupanya dimanfaatkan seseorang dari Jogja yang terkenal sebagai kota pelajar, dan dia adalah salah seorang mahasiswa S2 di UGM untuk membuat buku tentang adsense dan sudah diterbitkan oleh MediaKom, dengan cara copas alias copy paste dari blog-nya Cosa. Karena…udah..oow..ketauaann…oleh yang empunya blog, dia akhirnya mengajukan permintaan maaf yang caranya gak elit blas, yaitu lewat iklan baris…! olala….whats the?!

Sangat imposible, invisible,double..(apaan see….) utuk dipercaya, namun itulah yang terjadi. Rupanya pembajakan tidak hanya lagu tapi juga blog….

# baca selngkapnya di: http://www.cosaaranda.com/buku-adsense-samaran.htm

salam

Eviwidi

Sinopsis “Perahu Kertas”

Kisah ini dimulai dengan Keenan, seorang remaja pria yang baru lulus SMA, yang selama enam tahun tinggal di Amsterdam bersama neneknya. Keenan memiliki bakat melukis yang sangat kuat, dan ia tidak punya cita-cita lain selain menjadi pelukis, tapi perjanjiannya dengan ayahnya memaksa ia meninggalkan Amsterdam dan kembali ke Indonesia untuk kuliah. Keenan diterima berkuliah di Bandung, di Fakultas Ekonomi.

Di sisi lain, ada Kugy, cewek unik cenderung eksentrik, yang juga akan berkuliah di universitas yang sama dengan Keenan. Sejak kecil, Kugy menggila-gilai dongeng. Tak hanya koleksi dan punya taman bacaan, ia juga senang menulis dongeng. Cita-citanya hanya satu: ingin menjadi juru dongeng. Namun Kugy sadar bahwa penulis dongeng bukanlah profesi yang meyakinkan dan mudah diterima lingkungan. Tak ingin lepas dari dunia menulis, Kugy lantas meneruskan studinya di Fakultas Sastra.

Kugy dan Keenan dipertemukan lewat pasangan Eko dan Noni. Eko adalah sepupu Keenan, sementara Noni adalah sahabat Kugy sejak kecil. Terkecuali Noni, mereka semua hijrah dari Jakarta, lalu berkuliah di universitas yang sama di Bandung.Mereka berempat akhirnya bersahabat karib.

Lambat laun, Kugy dan Keenan, yang memang sudah saling mengagumi, mulai mengalami transformasi. Diam-diam, tanpa pernah berkesempatan untuk mengungkapkan, mereka saling jatuh cinta. Namun kondisi saat itu serba tidak memungkinkan. Kugy sudah punya kekasih, cowok mentereng bernama Joshua, alias Ojos (panggilan yang dengan semena-mena diciptakan oleh Kugy). Sementara Keenan saat itu dicomblangkan oleh Noni dan Eko dengan seorang kurator muda bernama Wanda.

Persahabatan empat sekawan itu mulai merenggang. Kugy lantas menenggelamkan dirinya dalam kesibukan baru, yakni menjadi guru relawan di sekolah darurat bernama Sakola Alit. Di sanalah ia bertemu dengan Pilik, muridnya yang paling nakal. Pilik dan kawan-kawan berhasil ia taklukkan dengan cara menuliskan dongeng tentang kisah petualangan mereka sendiri, yang diberinya judul: Jenderal Pilik dan Pasukan Alit. Kugy menulis kisah tentang murid-muridnya itu hampir setiap hari dalam sebuah buku tulis, yang kelak ia berikan pada Keenan.

Kedekatan Keenan dengan Wanda yang awalnya mulus pun mulai berubah. Keenan disadarkan dengan cara yang mengejutkan bahwa impian yang selama ini ia bangun harus kandas dalam semalam. Dengan hati hancur, Keenan meninggalkan kehidupannya di Bandung, dan juga keluarganya di Jakarta. Ia lalu pergi ke Ubud, tinggal di rumah sahabat ibunya, Pak Wayan.

Masa-masa bersama keluarga Pak Wayan, yang semuanya merupakan seniman-seniman sohor di Bali, mulai mengobati luka hati Keenan pelan-pelan. Sosok yang paling berpengaruh dalam penyembuhannya adalah Luhde Laksmi, keponakan Pak Wayan. Keenan mulai bisa melukis lagi. Berbekalkan kisah-kisah Jenderal Pilik dan Pasukan Alit yang diberikan Kugy padanya, Keenan menciptakan lukisan serial yang menjadi terkenal dan diburu para kolektor.

Kugy, yang juga sangat kehilangan sahabat-sahabatnya dan mulai kesepian di Bandung, menata ulang hidupnya. Ia lulus kuliah secepat mungkin dan langsung bekerja di sebuah biro iklan di Jakarta sebagai copywriter. Di sana, ia bertemu dengan Remigius, atasannya sekaligus sahabat abangnya. Kugy meniti karier dengan cara tak terduga-duga. Pemikirannya yang ajaib dan serba spontan membuat ia melejit menjadi orang yang diperhitungkan di kantor itu.

Namun Remi melihat sesuatu yang lain. Ia menyukai Kugy bukan hanya karena ide-idenya, tapi juga semangat dan kualitas unik yang senantiasa terpancar dari Kugy. Dan akhirnya Remi harus mengakui bahwa ia mulai jatuh hati. Sebaliknya, ketulusan Remi juga akhirnya meluluhkan hati Kugy.

Sayangnya, Keenan tidak bisa selamanya tinggal di Bali. Karena kondisi kesehatan ayahnya yang memburuk, Keenan terpaksa kembali ke Jakarta, menjalankan perusahaan keluarganya karena tidak punya pilihan lain.

Pertemuan antara Kugy dan Keenan tidak terelakkan. Bahkan empat sekawan ini bertemu lagi. Semuanya dengan kondisi yang sudah berbeda. Dan kembali, hati mereka diuji. Kisah cinta dan persahabatan selama lima tahun ini pun berakhir dengan kejutan bagi semuanya. Akhirnya setiap hati hanya bisa kembali pasrah dalam aliran cinta yang mengalir entah ke mana. Seperti perahu kertas yang dihanyutkan di parit, di empang, di kali, di sungai, tapi selalu bermuara di tempat yang sama. Meski kadang pahit, sakit, dan meragu, tapi hati sesungguhnya selalu tahu.

Diwarnai pergelutan idealisme, persahabatan, tawa, tangis, dan cinta, “Perahu Kertas” tak lain adalah kisah perjalanan hati yang kembali pulang menemukan rumahnya.
Dari: http://dee-55days.blogspot.com/2008/03/sinopsis-perahu-kertas.html

___________________________________________________________________________________________

Kisah ”Perahu Kertas” dibagi dalam 12 (dua belas) Bab yang dapat di-download oleh pelanggan XL.

Caranya:
– Ketik REG(spasi)DEE, kirim ke 3450.
– Untuk berhenti berlangganan, ketik UNREG(spasi)DEE, kirim ke 3450.

Untuk Pelanggan yang menggunakan ponsel 3G:
– Kunjungi WAP XL 3G: wap.lifeinhand.com
– Pilih Layanan Digital Novel
– Pilih Dewi Lestari
– Pilih Perahu Kertas
– Silakan pilih cara beli: “Berlangganan” atau “Beli Per Bab”

Biayanya:
– Pembelian secara berlangganan Rp 2000/WAP-push (pengiriman konten) setiap minggunya.
– Pembelian eceran atau per bab Rp 5000/WAP-push (pengiriman konten).

* Pelanggan tidak dikenakan biaya sms registrasi dan berhenti berlangganan.
* Tarif tersebut sudah termasuk PPN.