Posts Tagged ‘Pidi baiq’

At-Twitter

Oleh: Pidi Baiq

ISBN      :               9786022421146

Rilis        :               2012

Halaman :            208

Penerbit:             Mizan

Bahasa :               Indonesia

Apakah Anda pengguna Twitter?  Hampir sebagian besar, orang yang kerap bersinggungan dengan internet baik karena pekerjaan atau memang untuk keperluan lain, memiliki akun jejaring social twitter.  Tidak hanya orang biasa, para artis, politikus, comedian, CEO perusahaan dll juga saat ini sudah begitu akrab dengan twitter. Apalagi saat ini semakin merajalelanya smartphone di Indonesia.

  (lebih…)

Al-Asbun Manfaatulngawur

Al-Asbun Manfaatulngawur

Oleh: Pidi Baiq

ISBN                      :               9789790660878

Rilis                        :               2010

Halaman              :               173p

Penerbit              :               DAR Mizan

Bahasa                  :               Indonesia

“Masyarakat dengan jumlah orang bodohnya yang banyak, maka demikianlah kemenangan ditentukan oleh mereka yang bodoh. Masyarakat  dengan jumlah orang cerdasnya yang banyak, maka demikianlah kemenangan pemilu yang berkualitas.” [Rapia , 6:16]

Tidak sanggup rasanya memberi judul resensi buku ini selain judul aslinya.  Buku yang lahir dari penulis yang sudah tersohor sebelumnya dengan buku seri Drunken; Pidi Baiq.

Dilayout dengan format seperti halnya kitab-kitab yang dilengkapi dengan ayat-ayat, kemudian dibuat  kalimatnya dengan gaya penyampaian juga seperti penyampaian di ayat yang ada di dalam kitab-kitab. Juga tak ketinggalan ilustrasi-ilustrasi menarik “a la kitab”. Lengkaplah sudah, buku ini seperti halnya sebuah kitab (suci).

(lebih…)

115-08-25570Cacatnya Harian Pidi Baiq: Drunken Molen

Oleh: Pidi Baiq

ISBN:9789797528980

Rilis:2008

Halaman:212p

Penerbit:  DAR Mizan

Bahasa:Indonesia

Harge : Rp. 34.000,-

—————————————-

Inilah ini, tulisan semacam review atau apalah setelah membaca bukunya Pidi Baiq yang punya judul Drunken Molen.  Itulah itu, buku Baiq yang baik dan akan baik-baik saja jika tidak dibaca, tapi akan lebih baik jika sudah dibaca. Membacanya tidak perlu berpikir keras seperti membaca buku filsafat yang berat.  Karena eh karena hanya semalam saya sudah sanggup membereskannya.  Dan inilah ini sekali lagi, sejenis reviewnya.

(lebih…)